Soal, Jawaban, dan Materi Sekolah dari SD sampai Universitas

English Conversation – Cara Mengungkapkan “Pasti”



Untuk menyatakan kata “pasti” dalam Bahasa Inggris dapat menggunakan kata “must” maupun bentuk to be going + verb I.

A.      MUST
Penggunaan “must” cenderung berdasarkan perasaan dan penglihatan (keadaan).

Contoh :
·         Welcome to my office, I heard a lot about you, the best speaker, right? You must be Mr.Robert.
Selamat datang di kantor saya, saya banyak mendengar tentang Anda, pembicara terbaik kan? Anda pasti Tuan Robert.

·         You’ve been traveling a lot, you must get much experience.
Kamu sudah banyak bepergian, pasti banyak pengalaman.

·         She left early for that event, she must have been there right now.
Dia berangkat pagi sekali untuk pertunjukan itu, pasti sudah berada di sana sekarang.

·         You’ve kept in touch with him for a long time, you must know him well.
Kamu sudah berhubungan dengan dia lama sekali, pasti betul-betul mengenal dia. 

·         She is very good singer and now being the top hit, she must have a lot of fans and earn a lot.
Dia penyanyi yang bagus dan sekarang dia lagi ngetop, pasti punya penggemar dan banyak menghasilkan uang.

·         Her father used to be a prominent enterpreneur, I’m sure she must have a business acumen. You can learn how to make a business with her.
Ayahnya dulu seorang pengusaha terkemuka, saya yakin dia pasti punya bakat usahawan juga. Kamu bisa belajar bagaimana cara berdagang dengannya.

·         A : How come do you get many credit cards especially from City Bank and American Express. Well, you must have some references from the big shots and you must also have a good credibility. Otherwise...
Bagaimana kamu bisa dapat banyak kartu kredit terutama dari City Bank dan American Express ya, kamu pasti punya banyak referensi dari orang-orang penting dan pasti  juga mempunyai kredibilitas yang baik, kalau tidak...
B : Well, don’t mention that.
Jangan bicara seperti itu.

·         A : That guy next door, is jobless, just bums around and coming back home always beating his wife.
Orang tetangga sebelah pengangguran, keluyuran saja dan pulang ke rumah selalu memukuli istri.
B : Well, he must be a little bit crazy now.
Dia pasti sedikit agak gila.


B.      To Be Going to + Verb I
 
“Pasti” berdasarkan tindakan, keadaan lingkungan, dan sudah lama direncanakan.

Contoh :
Don’t worry! I’m gonna pay for such this dinner, it is my birthday.
Jangan khawatir, saya (pasti) membayar makan malam ini, ini adalah ulang tahun saya.

LATIHAN

Tanggapi pernyataan berikut dengan menggunakan kata “must”

1.       He never loses to play chess. No body can beat him. (professional player)
2.       She can achieve her target selling every month. (many customer)
3.       They are very familiar with this town, especially its alleys. (grow up)
4.       The new restaurant in downtown is very crowded every night. (delicious)
5.       Her sister is working as a stewardess. Manu affluent young people are chasing her. (beautiful and high minded).
6.       The show is very crowded and she is easy to get the ticket. (know some profiteers)
7.       He knows everything about computers. (computer analysis)

Isi dengan menggunakan bentuk to be going to + verb I

1.       The sky is very dark, it’s ..... (rain). Why don’t you bring an umbrella with you.
2.       Tell me your problem, I will help you, just trust me, I ..... (not tell) anybody.
3.       I’ve bought a new house. Next month I ..... (move) there.
4.       She’s got an imigrant visa for USA, and has booked the ticket. She ..... (leave for) USA immediately.
5.       I’ve bought a new camera, cheap and the best quality. Wait a second, I ..... (show) you.
6.       Doctor! What do you think? After being operated. Well, don’t worry young man! This is a mild operation, you ..... (be all right).
7.       I got a call from my brother in New York, he will visit Indonesia and travelling to Bali, that’s why I’m fixing this room because he ..... (stay here) for a while.

Tips dalam Menghadapi Listening Test Bahasa Inggris – INTONASI

Salah satu cara berbicara adalah penggunaan intonasi, menaikkan atau menurunkan nada, pada pernyataan atau pertanyaan ketika hendak menyampaikan suatu perasaan atau perhatian. Intonasi dapat mengubah arti kata yang sebenarnya. Intonasi akan mengubah bagaimana Anda memahami suatu pertanyaan, sehingga arti pertanyaan tidak seperti dalam kalimat pertanyaannya tetapi lebih ke perasaannya.



Intonasi juga menunjukkan bahwa pembicara berharap lawan bicara atau pendengar merespon apa yang dia katakan.

Pertanyaan-pertanyaan, frasa atau kalimat yang mirip pertanyaan diubah dengan intonasi menjadi pernyataan.

Contoh :
Is he rich!
Penjelasan :
è Diucapkan dengan intonasi turun, tidak naik seperti pada pertanyaan, dan ditekankan pada kata he, bukan kata rich. Artinya penanya berpikir bahwa orang tersebut sangat kaya, adapun penggunaan teknik ini untuk menyatakan perasaannya.

Contoh :
How could he say such a thing!
Penjelasan :
è Intonasi turun akan menjadikan pertanyaan ini menjadi pernyataan, seruan untuk menunjukkan keheranan dan juga celaan.

Contoh :
How nice!
Penjelasan :
è Meskipun secara aktual bukan merupakan pertanyaan, frasa ini menyerupai pertanyaan menggunakan kata tanya how, dan ketika diucapkan dengan intonasi turun menunjukkan perasaan bahwa sesuatu benar-benar bagus. Dalam hal ini juga dapat digunakan kata negatif, seperti How terrible!


Menaikkan intonasi dapat mengubah pernyatan menjadi pertanyaan. Hal ini digunakan ketika pembicara telah mengetahui tanggapan akan pertanyaannya, jadi pembicara hanya akan memastikan bahwa dia benar. Hal ini sering terjadi karena pembicara terkejut akan sesuatu dan tidak cukup mempercayainya.


Contoh :
You are bored?
Penjelasan :
è Intonasi naik pada kata bored menunjukkan pembicara terkejut bahwa orang lain bosan, padahal menurutnya seharusnya tidak bosan. Pernyataan menjadi pertanyaan untuk memastikan apakah orang lain benar-benar bosan. Jawabannya bisa Yes,  atau No.

 Contoh :
Mike passed the exam?
Penjelasan :
è Intonasi naik membuat pernyataan ini menjadi pertanyaan karena pembicara barangkali mendengar bahwa Mike lulus ujian, dan tidak cukup percaya dengannya. Pertanyaan ini untuk memastikan apakah dia mendengar sesuatu yang benar, bahwa Mike lulus ujian.


Menaikkan intonasi secara tajam untuk menunjukkan keterkejutan atau ketidakpercayaan.


Contoh :
Oh, really? Not until then?
Penjelasan :
è Kedua frasa ini diucapkan dengan intonasi yang naik secara tajam untuk menunjukkan bahwa pembicara sukar mempercayai apa yang didengarnya. Kamu harus ingat hal ini ketika memilih pilihan jawaban yang tersedia.


Intonasi yang menurun secara tajam dapat menunjukkan kekecewaan atau keterkejutan yang bermakna negatif (menyangkal).

Contoh :
Oh, really?
Penjelasan :
è Intonasi yang turun secara tajam, memperlihatkan dua kekecewaan. Kamu percaya terhadap sesuatu dan karena itu akan kecewa jika mendengar berita buruk, atau menunjukkan perasaan atau keterkejutan yang kuat, seperti perbuatan yang dikerjakan seseorang, sesuatu yang tidak menyenangkan atau tidak sopan.

Contoh:
No more!
Penjelasan :
è Dengan intonasi turun secara tajam, atau intonasi datar tetapi diucapkan penuh perasaan, menunjukkan reaksi negatif terhadap sesuatu yang menjadi perintah, pembicara ingin tidak ada serangpun yang melakukannya lagi.


Tag question menunjukkan bahwa pembicara tidak 100% yakin akan sesuatu, dan intonasinya menunjukkan tingkat kepercayaan pembicara. Pembicara yakin dan mengharap jawaban Yes ditunjukkan dengan intonasi turun atau pembicara kurang yakin, diucapkan dengan intonasi naik. Penggunaan tag question untuk memastikan apakah dia benar, seperti mengharap jawaban ‘Yes’, tetapi tidak terkejut jika mendapat jawaban ‘No’.

Contoh :
This film is boring, isn’t it?
Penjelasan :
è Dengan intonasi turun, pembicara sangat yakin bahwa orang lain akan setuju dan menjawab Yes, it is.

Contoh :
This film is new, isn’t it?
Penjelasan :
è Dengan intonasi naik, pembicara tidak cukup yakin, jadi penggunaan tag question untuk memastikan informasi, mengharap jawaban Yes, tetapi barangkali jawabannya No.

Contoh :
You aren’t leaving, are you?
Penjelasan :
è Tag question setelah pernyataan negatif (menyangkal ) dapat diucapkan baik dengan intonasi naik ataupun turun. Jika intonasi naik pembicara mengharapkan jawaban setelah pernyataan negatif (menyangkal ) dapat diucapkan baik dengan intonasi naik ataupun turun. Jika intonasi naik pembicara mengharapkan jawaban Yes, tetapi tidak terlalu yakin, barangkali karena ia terkejut ketika orang lain tampak akan pergi. Intonasi turun menunjukkan pembicara lebih yakin akan jawaban No, tetapi hal ini hanya untuk mengkonfirmasi perasaannya. Pertanyaan digunakan ketika pembicara tidak ingin orang lain pergi.

Grammar Reference – PAST SIMPLE and PRESENT PERFECT



PAST SIMPLE

1.       We use the past simple to refer to events that took place in the past.

-          A pharmacist called John Pemberton invented Coca-cola.
-          ‘Did you go to Berlin last week?’
‘Yes, and I met Herr Gnuchtel.’

2.       We frequently use a time adverb to situate the event in finished past time.

-          Rolls Royce went bust in 1973.
-          A few years ago, the City Plaza Hotel was a leader in its segment of the market.
-          Many people lost a lot of money on the stock market during 2008 and 2009.

3.       We use the pas simple in annual reports to describe the company’s performance over the last year.

-          Last year was a good year for our group. Sales rose by more than 11%, and we made substantial gains in market share in a number of countries.



PRESENT PERFECT

1.       We use the present perfect to say that a finished pas action is relevant now.

-          The have developed a new brand of toothpaste.
-          The chairman has recently resigned.

2.       We use the present perfect when we are thinking of a period of time contunuing up to the present.

-          For over 50 years, Stirling Cars has developed classic sports cars.
-          Calvin Klein has been one of the leading fashion designers since the mid-1970s.

3.       We often use this tense to talk about our life experiences.

-          She has had a number of interesting jobs.
-          He’s worked for a variety of firms.

Grammar Reference - NOUN COMBINATIONS



1.       We use ‘s to express a relationship between a person or organization and another person or thing.

-          Mr. Blake’s secretary.
-          Her husband’s car BA’s employees
-          Volvo’s reputation

The ‘s very often means that the relationship can be expressed using have.
-          Mr. Blake has a secretary.
-          Volvo has a reputation.

http://schooltube-thumbnails.s3.amazonaws.com/95/7d/b6/da/4b/e0/957db6da-4be0-a317-62bc-e2f4dd9c543f_lg.jpg

2.       When two nouns are used together, the first noun functions as an adjective and describes the second noun.
-          A business card
-          A job description
-          An office complex
-          A travel agency

Sometimes three or more nouns occur together.
-          A company credit card (a credit card issued by a company)
-          A management training programme (a training programme designed for management)

3.       Two nouns are joined by of when the ideas are more abstract.
-          The cost of living
-          Independence of mind
-          The joy of working and lifelong learning

4.       Some compound nouns are written as one word.
-          Database
-          Letterhead
-          Answerphone
-          Headquarters

5.       When compound nouns are used with a number in expressions of measurement, the first noun is singular.
-          A six-lane motorway
-          A four-day week